- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Seberapa lama sabar menggenggam untuk percaya pada mimpi-mimpi
Ini dongeng tentang Jim, yang diceritakan
sebagai ‘pemuda yang terlalu pengecut untuk melawan takdir hidupnya’.
Bacalah beberapa kisah, resapi
cerita-cerita yang mampu telinga dengar, karena ada beberapa pelajaran hidup
dari orang yang kita anggap terlalu aneh menerima takdir hidupnya, seperti
tokoh lain dalam kisah ini, dengan dongengnnya sendiri– Si Laksamana.
Seolah-olah ia menyenangi segala takdir aneh yang harus dijalaninya.
Berikut beberapa kutipan favorit dalam
novel tentang tokoh utama yang menurutku sangat wah … wah sekali.
“Sayang
… semakin Jim berusaha melupakan kenangan, kesedihan itu menghujam semakin
dalam menelikung. Mata dan hatinya sempurna mengukir kenangan lama.”
Gaya bercerita dalam novel
seperti mendengarkan sebuah dongeng pengantar tidur saat kita kecil dahulu.
Bedanya, cerita dalam kisah ini tidak cocok dengan anak-anak, melainkan untuk
para remaja menuju ke fase dewasa. Aku sangat suka dengan gaya bercerita
seperti ini, mengalir, tidak terasa tahu-tahu sudah menuju halaman terakhir.
Dalam novel setebal 298 halaman ini pembaca seolah digiring untuk percaya pada ‘keajaiban’, pada dunia dongeng yang
terdengar mustahil. Seperti yang terketik dalam novel perjalanan menemukan ini
:
“Semua dongeng di dunia ini nyata. Masalahnya semakin lama orang-orang semakin disibukkan akal sehat dan rasio. Dikalahkan oleh rutinitas dan ketakutan akan hidup itu sendiri.”
Iya apa iya nih, teman-teman?
Apa kamu sekarang tengah disibukkan oleh rutinitas dan ketakutan akan hidupmu?
Duduk sejenak, yuk! Sediakan
minuman dan camilan kesukaanmu, jangan lupa ambil satu buku yang ada di
dekatmu, duduk dan bacalah. Tidak apa-apa jika yang kamu dapatkan buku lama,
karena yang lama belum tentu tanpa makna 😉 Terkadang
ada sebaris kalimat atau secuil harapan yang bisa kita kutip dari buku.
“Satu
harapan kecil bahkan bisa mengubah nasib seluruh dunia.”
Mungkin kalimat dari buku yang
kamu baca tidak dapat mengubah nasib seluruh dunia, tentu saja tidak akan
mengubah seluruh nasib hidupmu. Namun, siapa tahu satu baris kalimat indah dari buku
yang kamu baca bisa jadi penghibur, memberi semangat untuk terus percaya pada
mimpi-mimpimu.
Kata ‘percaya’ dalam novel ini
diulas begitu halus dan indah dalam balutan romantisme yang terdengar sangat
picisan, tetapi tidak se-picisan itu, karena setiap kisah cinta punya ciri khas
sendiri dan tidak bisa dibandingkan dengan kisah cinta yang lain.
“Pecinta
sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri datang menjemput
dirinya.”
Takdir,
baik menyangkut tentang cinta ataupun tentang menggapai mimpi, seyogiyanya
hanya perlu dijalani, masalah kita
dapat memetik pelajaran atau tidak dari perjalanan takdir, tergantung dari diri
kita sendiri.
Sejak
dahulu, sejak aku menggemari membaca buku (novel), aku selalu percaya pada
mimpi. Menurutku mimpi seperti berkawan dengan doa yang selalu aku panjatkan
kepada Pencipta-ku, Allah Swt.
“Hadiah
besar telah menunggu orang yang percaya hingga detik terakhir.”
Seperti kata-kata ini, kata-kata dalam
novel ini, kata-kata yang akan menjadi penyemangat kepercayaanku pada kata
‘Mimpi’.
“Setiap
kali seorang anak manusia memutuskan untuk mewujudkan mimpinya, seluruh semesta
bersepakat menunjukkan jalan-jalannya.”
Written by Mu’ala
Komentar
Posting Komentar